Sebanyak 306 Kabupaten/Kota dengan Sertifikat Eliminasi Malaria

Menurut data Kementerian Kesehatan tahun 2020, terdapat sebanyak 306 kabupaten/kota telah mendeklarasikan status eliminasi malaria.  Adapun target kabupaten/kota yang harus mendapatkan sertifikat eliminasi malaria sebesar 325 kabupaten/kota.

Terdapat 11 indikator yang harus dipenuhi bagi kabupaten/kota mengikuti proses penilaian wilayah bebas malaria.  Tiga diantaranya merupakan syarat mutlak untuk bisa masuk dalam proses assessment wilayah dengan status eliminasi malaria.

Pertama, kota/kabupaten tersebut memiliki angka Annual Paracite Incidence (API) kurang dari 1 per 1000 penduduk.  Kedua, Slide Positive Rate (SPR) kurang dari 5%.  Ketiga,  tidak ditemukannya kasus indigenous selama tiga tahun berturut-turut. 

Setelah persyaratan mengikuti proses penilaian dipenuhi, prosedur yang harus dilakukan adalah bupati/walikota mengusulkan penilaian pada Dinas Kesehatan Provinsi untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat secara independen.

Sampai dengan tahun 2019, sudah terdapat sebanyak 300 kabupaten/kota mencapai status eliminasi malaria.  Pada tahun 2020, tepatnya pada awal bulan April, terdapat 6 kabupaten/kota telah mendeklarasikan sebagai wilayah dengan status eliminasi malaria.

Penyerahan sertifikat eliminasi malaria dilaksanakan bertepatan dengan Peringatan Hari Malaria Sedunia yaitu pada 25 April.  Adapun ke-6 Kabupaten/kota tersebut adalah Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Wakatobi, dan Kota Bengkulu. 

Berbeda dengan biasanya, pada tahun 2020 dengan situasi pandemi Covid19, proses pemberian penghargaan berupa sertifikat eliminasi malaria diberikan secara virtual oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia yaitu  Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. (K).

Sumber referensi : www.kemkes.go.id, dengan artikel berjudul “6 Kabupaten/Kota Berhasil Eliminasi Malaria”

2 thoughts on “Sebanyak 306 Kabupaten/Kota dengan Sertifikat Eliminasi Malaria

  1. Danu Ardiansyah says:

    Kontentnya bagus, tapi percuma wkwkwk adminnya pelit mau dicopy aja ga bisa, kan ada tugas min tlg dunk dibuka fitur copasnya… reply ya min ditunggu

    Reply
    1. Yulia Indah Permata Sari says:

      boleh bangett kok di copas, dengan bahasa sendiri ya.. dan jangan lupa cantumkan sumber rujukannya,
      sebagaimana admin mereview berbagai artikel dan menuliskannya lagi dengan bahasa sendiri di website ini, tentunya dengan mencantumkan sumbernya. Okeh.
      semangat dan sukses selalu yaa… ^_^

      Reply

Leave a Reply to Yulia Indah Permata Sari Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *