Malaria merupakan salah satu penyakit menular bersumber dari gigitan nyamuk Anopheles sp yang terinfeksi parasit Plasmodium. Terdapat 4 jenis virus Plasmodium yang menyebabkan penyakit malaria, yaitu Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium ovale, Plasmodium malariae.

Penyakit malaria dapat menyerang semua golongan umur, mulai dari usia bayi hingga dewasa. Kelompok usia yang paling rentan menderita penyakit malaria adalah anak-anak di bawah usia 5 (lima) tahun dan ibu hamil.
Gejala klinis umum dari penyakit malaria adalah demam, menggigil, berkeringat dan seringkali merasakan sakit/nyeri pada ulu hati bahkan dapat mengalami pembengkakan. Munculnya gejala klinis harus segera disertai pemeriksaan lanjutan di Puskesmas rujukan atau Rumah Sakit, yaitu melakukan cek darah di laboratorium atau Rapid Diagnostic Test (RDT). Upaya ini dilakukan untuk memastikan adanya parasit di dalam darah, sehingga dapat dilakukan tindakan medis selanjutnya.
Pengobatan malaria hanya dapat dilakukan oleh Petugas medis kesehatan yang berwenang atau individu yang telah diberikan pelatihan khusus seperti kader malaria. Obat malaria yang dikenal dan digunakan saat ini adalah ACT (Artemisin Combination Therapy) dengan penambahan Primaquin sesuai dengan jenis Plasmodium.
